Skip to main content

Weekly Report Data Structure (Week 7)


Pada minggu ini kelas besar data structure diadakan dengan metode yang berbeda, yaitu melalui ZOOM degan metode video confrence, dikarenakan kondisi pandemi yang sedang terjadi saat ini. Di minggu ini kelas data structure dibawakan oleh pembicara yaitu kak Okky yang ternyata adalah alumni BINUS juga. Pada sesi ini kak Okky menjelaskan tentang konsep dari materi data structure yaitu AVL Tree. Kak Okky menjelaskan tentang konsep-konsep yang ada di AVL Tree, juga memberikan trick-trick bagaimana cara menghafal beberapa materi. Berikut adalah rangkuman yang saya dapatkan.

AVL Tree
Gampangnya AVL Tree itu adalah BST (Binary Search Tree) tapi yang self-balancing. Maksud dan tujuannya AVL Tree itu agar depth dari tree nya itu ga terlalu dalem yang berdampak berkurangnya waktu untuk melakukan searching (waktu searching menjadi lebih cepat). Dalam AVL Tree juga terdapat Rotation, ada 4 jenis Rotation yaitu LL Rotation, LR Rotation, RL Rotation, dan RR Rotation. Rotation ini terjadi ketika kita melakukan Insertion atau Deletion yang menyebabkan hilangnya keseimbangan dari Tree. Keseimbangan ini disebut juga Balance Factor, Balance Factor dihitung dengan cara mengurangi depth dari left-subtree dengan depth dari right-subtree.

B-Tree
Kemudian setelah materi dari Kak Okky, kita lanjut lagi belajar sama Pak Henry dan Pak Jaka. Materi yang diajarkan yaitu B-Tree. Sebenarnya tujuan dari B-Tree itu sama kayak AVL Tree, cuma bedanya B-Tree digunakan kalo data yang ada sudah menyentuh angka ribuan. Di dalam B-Tree terdapat hal yang dinamakan Ordo, maksud dari kata Ordo adalah menunjukkan seberapa banyak data yang bisa ditampung di dalam satu node, jadi kalo di dalam AVL Tree maupun BST kan biasanya satu node hanya bisa menampung satu buah data, tapi di dalam B-Tree daya yang bisa ditampung per node nya bisa lebih dari satu. Jadi jika satu node bisa menampung maksimal 3 buah data maka dinamakan Tree ordo 3 atau bisa juga disebut 2-3 Tree, jika data maksimal yang bisa ditampung adalah 4 buah maka dinamakan Tree ordo 4 atau 2-3-4 Tree. Pemberian nama ini bisa sampai berapa pun tapi biasanya B-Tree digunakan sampai maksimal delapan data saja. Di dalam B-Tree juga jika parent node nya bisa menampung maksimal tiga buah data misalnya, maka child node nya hanya bisa menampung maksimal dua buah data saja, jadi bisa dibilang child node hanya bisa menampung n-1 data di mana n adalah jumlah data yang ada di ­parent node. B-Tree juga digunakan di dalam mySQL.

Comments